Haiii sobatQ, bagaimana akhir pekan kalian, apa masih terbelenggu di bawah selimut dengan menggengam secangkir kopi hangan ditemani merdunya suara hujan yang turun dan dinginnya angin hujan di sore hari yang mencoba memelukmu, dengan aroma tanah basah dan daun yang memenuhi lubang hidungmu, sungguh nikmat bila begitu…. Tapi tidak begitu sobat, ini masih musim panas, sepanas hati ini melihat dia bergandengan tangan dengan dirinya, aduuuuhhh… atit kawan. Begini sobat, di akhir pekan ini saya merencanakan untuk berkunjung di museum Kereta Api di Ambarawa. Sejarah singkat Museum ini. Nama Willem I yang disandang oleh stasiun ini berasal dari nama benteng yang letaknya tak jauh dari kompleks stasiun ini, yaitu Benteng Willem I yang dikenal juga sebagai "Benteng Pendhem". Dinamakan Willem I karena dibangun untuk menghargai jasa-jasa Raja Belanda yang bertakhta pada saat itu, yaitu Raja Willem I dari Belanda . Agar mobilisasi tentara dan logi...
Petikan buih buih ombak yang tergelar dalam samudra kehidupan, tertulis dalam pasir putih awan awan hati manusia. Guguran daun daun cakra manggilingan yang terjewantahkan dalam sastra sastra dan tulisan tentang seonggok daging beserta galihnya. kidung - kidung suci dari manusia yang tumbuh bersama panji panji dharma kebaikan cipta budi wening.