kawan, kalian pasti ada yan pernah mendengar atau mengunjungi danau biru cisoka, yang sudah pernah kesana pasti kalian tak akan mencari artikel tentang itu,
ya ini pengalaman saya waktu menjelajah danau biru cisoka, yang katanya warna air disini sebiru cintaku pada dia, atau sebiru warna matamu, atau mungkin sebiru langit pagi, yang penting birulah.
danau biru cisoka, berada di wilayah tigaraksa, banten. untuk menuju kesini saya memilih untuk naik KRL, karena kalau pakai kendaraan pribadi mungkin saya akan tersesat dan tak bisa pulang ke hatimu, hehehe.....
saya berangkat dari tangerang, ketapang, cipondoh, di kontrakan saya, iyalah saya disini cuman perantauan. itu alamat sementara, alamat sesunguhnya nanti sesuai alamat rumah si.dia. biar ndak tersesat lagi arah pulang.
dengan mengunakan KRL, perjalanan dari stasiun kalideres menuju stasiun tigaraksa, membutuhkan waktu kurang lebih 2jam. dan dari stasiun kalideres pertama harus transit di stasiun tanah abang, dari stasiun tanah abang dilanjut naik KRL jurusan rangkasbitung dikoridor 7. dari stasiu tanah abang jangan berpindah pindah, nanti dikira kau tersesat kehilangan jejak si.dia, hehehe
nikmatilah pemandanan selama perjalana menuju tigaraksa, dengan penampakan perbukitan nan jauh disana, padang ialalng, sawah, sungai, kerbau, sapi, biawak dikali, pak.tani, pedesaan, dan mungkin akan nampak dia yang bergandengan tangan dengan yang baru, haduuuhhhh.... sakiit boy..
sesampainya di stasiun tigaraksa, kalian hanya cukup naik ojek. banyak abang ojek yang sudah menanti kedatangan kalian diluar stasiun, menanti dengan senyum lebar merakah seindah bunga sepatu didepan rumah dia...
dengan abang ojek kalian cukup bilang saja mau menuju ke danau biru cisoka, pasti kalian akan diantar sampai ke lokasi tujuan, bukannya diantar ke pernikaan mantan... bisa - bisa kalian malah bukan membiru tapi memerah tersapu malu.
perjalanan dari stasiun tigaraksa menuju ke danau biru cisokam ckup memakan waktu setengah jam, tak jauh memang dari stasiun. dan perjalanan menuju ke danau biru cisoka lumayan asik, kita akan menuju kesebuah perkampungan dengan pemandangan hqamparan hijau sawah, dan kadang juga hamparan ilalang atau padang savana denan banyaknya kambing serta penggembala, gundukan paris bangka, juga perumahan warga pastinya.
sesampainya di danau biru cisoka, kalian akan menjumpai sebuah danau yang saling terpisahkan oleh gundukan tanah, ada danau yang berwarna biru, ada yang berwarna coklat, hijau lumut, biru terang, tapi tidak akan berwarna jinga seperti nama dia, hehehe.....
tapi perlu diingat kawan, kalau kesini harap memperhatikan cuaca atau musim, karena danau biru cisoka tak selamanya berwarna biru, hanya pada waktu - waktu tertentu saja. dan beruntunglah saya kala itu, karena sesampainya di danau cisoka, dia takberwarna biru, yang biru hanyalah tembok kolam renan disamping danau.
karena sedikit kecewa tak bisa melihat sibirunya danau cisoka, saya kemudian menjelajah ke tiap - tiap sudut danau, melintasi ilalang, kebun,sawah, lubang - ubang bekas galian, danau kecil dengan sedikit tumbuhan berbuna, padang ialalang dengan pucuknya yang sudah menguning, hingga sepatu basah, kotor dan hingga masuk ke pekarangan rumah warga karena ingin membeli segelas air minum, hehehe....
saya tak banyak basa basi untuk menceritakan semuanya, karena kalian bisa jadi akan bosan membaca tulisan saya yang seperti hubungan mu dengan dia, semrawut.... ini beberapa foto yang bisa saya abadikan di Danau Biru Cisoka.
ya ini pengalaman saya waktu menjelajah danau biru cisoka, yang katanya warna air disini sebiru cintaku pada dia, atau sebiru warna matamu, atau mungkin sebiru langit pagi, yang penting birulah.
danau biru cisoka, berada di wilayah tigaraksa, banten. untuk menuju kesini saya memilih untuk naik KRL, karena kalau pakai kendaraan pribadi mungkin saya akan tersesat dan tak bisa pulang ke hatimu, hehehe.....
saya berangkat dari tangerang, ketapang, cipondoh, di kontrakan saya, iyalah saya disini cuman perantauan. itu alamat sementara, alamat sesunguhnya nanti sesuai alamat rumah si.dia. biar ndak tersesat lagi arah pulang.
dengan mengunakan KRL, perjalanan dari stasiun kalideres menuju stasiun tigaraksa, membutuhkan waktu kurang lebih 2jam. dan dari stasiun kalideres pertama harus transit di stasiun tanah abang, dari stasiun tanah abang dilanjut naik KRL jurusan rangkasbitung dikoridor 7. dari stasiu tanah abang jangan berpindah pindah, nanti dikira kau tersesat kehilangan jejak si.dia, hehehe
nikmatilah pemandanan selama perjalana menuju tigaraksa, dengan penampakan perbukitan nan jauh disana, padang ialalng, sawah, sungai, kerbau, sapi, biawak dikali, pak.tani, pedesaan, dan mungkin akan nampak dia yang bergandengan tangan dengan yang baru, haduuuhhhh.... sakiit boy..
sesampainya di stasiun tigaraksa, kalian hanya cukup naik ojek. banyak abang ojek yang sudah menanti kedatangan kalian diluar stasiun, menanti dengan senyum lebar merakah seindah bunga sepatu didepan rumah dia...
dengan abang ojek kalian cukup bilang saja mau menuju ke danau biru cisoka, pasti kalian akan diantar sampai ke lokasi tujuan, bukannya diantar ke pernikaan mantan... bisa - bisa kalian malah bukan membiru tapi memerah tersapu malu.
perjalanan dari stasiun tigaraksa menuju ke danau biru cisokam ckup memakan waktu setengah jam, tak jauh memang dari stasiun. dan perjalanan menuju ke danau biru cisoka lumayan asik, kita akan menuju kesebuah perkampungan dengan pemandangan hqamparan hijau sawah, dan kadang juga hamparan ilalang atau padang savana denan banyaknya kambing serta penggembala, gundukan paris bangka, juga perumahan warga pastinya.
sesampainya di danau biru cisoka, kalian akan menjumpai sebuah danau yang saling terpisahkan oleh gundukan tanah, ada danau yang berwarna biru, ada yang berwarna coklat, hijau lumut, biru terang, tapi tidak akan berwarna jinga seperti nama dia, hehehe.....
tapi perlu diingat kawan, kalau kesini harap memperhatikan cuaca atau musim, karena danau biru cisoka tak selamanya berwarna biru, hanya pada waktu - waktu tertentu saja. dan beruntunglah saya kala itu, karena sesampainya di danau cisoka, dia takberwarna biru, yang biru hanyalah tembok kolam renan disamping danau.
karena sedikit kecewa tak bisa melihat sibirunya danau cisoka, saya kemudian menjelajah ke tiap - tiap sudut danau, melintasi ilalang, kebun,sawah, lubang - ubang bekas galian, danau kecil dengan sedikit tumbuhan berbuna, padang ialalang dengan pucuknya yang sudah menguning, hingga sepatu basah, kotor dan hingga masuk ke pekarangan rumah warga karena ingin membeli segelas air minum, hehehe....
saya tak banyak basa basi untuk menceritakan semuanya, karena kalian bisa jadi akan bosan membaca tulisan saya yang seperti hubungan mu dengan dia, semrawut.... ini beberapa foto yang bisa saya abadikan di Danau Biru Cisoka.
kala danau biru cisoka berubah perasaanya menjadi coklat
namanya juga ilalang sendu, dimana ada ilalang disitu saya akan berburu foto
ituah beberapa hasil yang bisa saya bagikan, slebihnya ada di laptop saya, heheheh.......
ingat kawan, menjelajahlah dengan aman, nyaman dan pasti selalu jaga alam ini, tanpa perlu merusaknya. sayangi alam ini seperti engkau mencintai dia










Komentar