Langsung ke konten utama

Batavia Dalam Potret


Jalan – jalan di kota fatahillah { 1526 }. Disini adalah pusat kebudayaan dan sejarah kota Batavia/betawi. Tempat kedudukan pemerintahan pusat VOC { 1650 }.

Tapi sekaran pusat pemerintahan itu telah menjadi alun – alun dikota tua Jakarta, telah menjadi destinasi wisata sejarah kota Batavia yang sekarang menjadi Jakarta. Pusat edukasi sejarah masa panjajaran hingga hindia belanda dan sampai pada kedudukan Indonesia.

Untuk mengakses wisata sejara ini cukuplah mudah. Karena sudah terintegrasi dengan berbaai ankutan umum. Seperti KRL, busway, dan telah menjadi destinasi wisata sejarah yang murah. Kala sore tempat ini akan menjadi tempat nongkrong bagi masyarakat sekitar maupun penduduk Jakarta yang hanya ingin singgah sebentar untuk menikmati nuansa kota tua jakarta ini.


Disini kalian akan memenukan berbagai museum sejarah, seperti museum wayang, museum bank Indonesia, museum bahari, museum gerabah, juga museum fatahillah yang berisi informasi sejarah masa hindia belanda, tak lupa kuliner disini juga telah banyak, ada kuliner khas Batavia, dan juga telah banyak kuliner yan mengusung makanan saat ini.

Masuk wilayah ini kalian tak perlu merogok kocel sama sekali, mungkin hanya biaya parker saja bila akalian menggunakan kendaran pribadi. Karena tempat ini disediakan dan diperuntukkan sebagai alun – alun juga, sehingga banyak warga yang berdatangan kesini untuk melepas penat, maupun kunjungan wisata sejarah, atau bisa juga untuk berkumpul bersama kerabat dan teman
.
Jadi tak banyak bicara maupun menulis, berikut adalah beberapa foto yan bisa saya sajikan kepada kalian tentang wisata kota tua Jakarta. Ingat sobat… bila berpergian kemanapun itu, jangan membuang sampah sembarangan, dan jadilah warga yang perduli terhadap lingkungan alam ini.

gambar sengaja saya resize. untuk file aslinya bisa cek di IG @vuri_kristanto







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Seni Untuk Lingkungan ke-2

Salam lestari kawan kawan pecinta maupun penggiat dan para aktifis lingkungan, salam hijaukan bumi. kali ini saya akan membagikan pengalaman saya serta keceriaan di dalam acara Aksi Seni Untuk Lingkungan yang ke-2. acara Aksi Seni Untuk Lingkungan ke-2 ini kami mengambil tema " Darurat Agraria ". dengan alasan untuk melanjutkan tugas kita selanjutnya. Aksi Seni Untuk Lingkungan ke-2 kami adakan di taman kota salatiga. sekaligus untuk mempopulerkan dan mengenalkan taman kota salatiga kepada para penggiat outdoor dan para pecinta alam di berbagai kota. karena acara ini akan dihariri oleh peserta dari berbagai kota di jawa tengah bahkan bisa sampai di luar jawa tengah. tema " Darurat Agraria " kami ambil bukan dengan maksut yang sembarangan, kami ambil dengan maksut untuk memperingatkan dan memberikan informasi kepada publik, kalau di tanah tercinta ini sedang mengalami darurat agraria, lahan pertanian yang telah di porak porandakan oleh para kapitalisme. deng...

Menjelajah Danau Biru Cisoka

kawan, kalian pasti ada yan pernah mendengar atau mengunjungi danau biru cisoka, yang sudah pernah kesana pasti kalian tak akan mencari artikel tentang itu, ya ini pengalaman saya waktu menjelajah danau biru cisoka, yang katanya warna air disini sebiru cintaku pada dia, atau sebiru warna matamu, atau mungkin sebiru langit pagi, yang penting birulah. danau biru cisoka, berada di wilayah tigaraksa, banten. untuk menuju kesini saya memilih untuk naik KRL, karena kalau pakai kendaraan pribadi mungkin saya akan tersesat dan tak bisa pulang ke hatimu, hehehe..... saya berangkat dari tangerang, ketapang, cipondoh, di kontrakan saya, iyalah saya disini cuman perantauan. itu alamat sementara, alamat sesunguhnya nanti sesuai alamat rumah si.dia. biar ndak tersesat lagi arah pulang. dengan mengunakan KRL, perjalanan dari stasiun kalideres menuju stasiun tigaraksa, membutuhkan waktu kurang lebih 2jam. dan dari stasiun kalideres pertama harus transit di stasiun tanah abang, dari stasiun ta...