Pitu Likur
( Dua puluh Tujuh )
Pitu Likur tersirat apa didalamnya
sejauh itu saya telah menapaki jagat Bhuwana
dunia tak lagi sama, semakin menggila
apa makna dari Pitu Likur
Saya goreskan dimana dan pada siapa
jejakku terhapus oleh waktu yang lalu
membekas dalam hidup yang tak abadi
pitu likur, apa saja selama ini
pitu likur, berapa lagi yang tersisa
seberapa banyak telah saya sia-siakan
kebaikan atau keburukan mana yang lebih banyak
kau menerima dari saya dari yang mana
saya rasai berjalan bagai manungso
manungaling roso dadio siro ingkang becik
mengejawantah rasa, tengenan, lan kiwan
neng nopo leres, siro niki dadi manungso
diwaktu yang lalu, saya dipanggil bayi
sekarang kau panggil saya siapa
pitu likur, bukan jabatan juga bukan piagam
dia hidup juga akan berkurang
hingga habis entah dimana dan kapan
lalu setelah pitu likur
apa saya akan jadi manusia
Baubau. 28 November 2020
dermaga wamengkoli
vuri kristanto
Komentar