Rembulan, konyol kau...
Bodoh sekali ternyata dirimu
Atau memang nalarmu sudah rontok
Hingga semesta ingin kau jadikan malam
Pelita pelita malam ingin kau rengguk
Umpat sang awan....
Apa gunanya nalar didunia yg masih penuh lelucon ini
Bukankah lelucon juga hasil dari nalar
Pelita pelita malam juga sudah lelah
Masihkah kau melihat bintang bintang dilangit
Masihkah kau mendengar wedaring wacana mulya
Mereka hanya sedang merangkai waktu berlelucon dengan nalar hari esok
Kesejatian dari masa depan adalah
Masa depan tanpa lelucon
Vuri kristanto
Komentar