Langsung ke konten utama

SAVE Danau Rawa Pening ke2

Salam lestari kawan – kawan pecinta alam, maupun penggiat outdoor dan para backpacker.......... salam lestari dan salam hijaukan bumi.

Bgaimna kbar anda hari ini ??? sehatkah..... q harap kalian semua sehat. Apa sudh merencanakan kegiatan travelling / backpackeran kemna gtu di akhir pekan ini.

Kawan, di wall ini sya akan menceritakan pengalaman saya dan komunitas sya dlam menghadiri kegiatan pelestarian alam. Yaitu  SAVE RAWA PENING KE2. Karena yg pertama sya tidak bisa ikut. Jdi sya hanya binya menceritakan yang sesi ke2 dri acara ini.

SAVE RAWA PENING KE2. Merupakan acara rutinintas setiap tahun, yang di adakan oleh para pecinta alam maupun dari dinas pemerintahan. Sperti Basarnas, TNI, Polri. Di adakan di salah satu situs legenda dari jaman dahulu, dan menjadi ikon dari kota kelahiran saya, Ambarawa. Danau rawa pening merupakan danau yang terjadi karena kehendak siular naga baruklinting setidaknya nama itu yang sangat populer. Dengan hanya sebatang lidi yang ditancapkan di tanah kemudian keluar air dari bekas tancapan lidi, air yang keluar sangat deras hingga bisa menenggelamkan desa – desa. Dan akhirnya jadilah danau rawa pening.

Titik kumpul acara ini berada di salah satu objek wisata bari di kota ambarawa, yaitu di Jembatan Biru Tuntang. Dengan di hadiri oleh para pecinta alam, penggiat alam, penggiat outdoor,serikat buruh, TNI, POLRI, BASARNAS, dan di resmikan serta di buka langsung oleh bapak gubernur kita, pak Ganjar Pranowo.

Kegiatan inti dari acara ini adalah membersihkan eceng gondok yang sudh menyebar luas menutupi danau, sehingga membuat ekosistem yang ada di dalam danau rawa pening mengalami gangguan, sperti kita ketahui bahwa tanaman eceng gondok merupakan hama bagi perairan,

Pengambilan eceng gondok ini kita mendapatkan bantuan dari peralatan basarnas dan perahu – perahu milik warga sekitar yang ikut membantu membersihkan tanaman eceng gondok. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan danau rawa pening bisa bersih dari tanaman penggangu ya walaupun tidak bersih secara utuh, tp setidaknya dari kegiatan ini sudah bisa mengurangi.

Baikklah sya tidak akan panjang lebar kali tinggi ketemu volume dibagi dua nanti ketemu si.doi ( ngomomg apa sya ?? )....


Ini sya bagikan sepenggal cerita dari acara SAVE RAWA PENING KE2. 


acara pembukaan yang di pandu oleh ketua TNI yang sebelumnya bpak gubernur kita yang memberi sambutan terlebih dahulu, di waktu bpak gubernur memberi sambutan sya blom hdir di lokasi, dan hanya ketemu di gerbang masuk lokasi, di saat itu sya hnya bisa tersenyum kpada beliau smbil berbicara dlam hati, aaaaahh sya telat..


perahu karet yang disediakan dari Basarnas

PMI pun ikut serta dalam kegiatan ini, untuk berjaga - jaga bilamana ada aktivis yang cidera

kegiatan pun dimulai


ini kami ketika datang di upacara pembuka. dn sya ketika itu jalan balik krna ada yang tertinggal, oleh karna itu sya jdi telat.



terlihat para aktifis yang bahu membahu gotong royong bersatu padu bkerja sama





lokasi camp bagi aktifis yang menginap di lokasi

keceriaan canda tawa para aktivis stelah acara selesai




jangan lupa makan di kala perut sudah keroncongan

itulah beberapa yang bisa sya bagikan kepada kawan - kawan semua, ingat terus sobat, bumi ini hnya titipan, jngan dirusak hnya untuk kpentingan yang bodoh. tanpa alam kita tidak akan bisa apa2, 
cintai alam, cintai bumi lestarikan lingkungan. salam hijaukan bumi............

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Seni Untuk Lingkungan ke-2

Salam lestari kawan kawan pecinta maupun penggiat dan para aktifis lingkungan, salam hijaukan bumi. kali ini saya akan membagikan pengalaman saya serta keceriaan di dalam acara Aksi Seni Untuk Lingkungan yang ke-2. acara Aksi Seni Untuk Lingkungan ke-2 ini kami mengambil tema " Darurat Agraria ". dengan alasan untuk melanjutkan tugas kita selanjutnya. Aksi Seni Untuk Lingkungan ke-2 kami adakan di taman kota salatiga. sekaligus untuk mempopulerkan dan mengenalkan taman kota salatiga kepada para penggiat outdoor dan para pecinta alam di berbagai kota. karena acara ini akan dihariri oleh peserta dari berbagai kota di jawa tengah bahkan bisa sampai di luar jawa tengah. tema " Darurat Agraria " kami ambil bukan dengan maksut yang sembarangan, kami ambil dengan maksut untuk memperingatkan dan memberikan informasi kepada publik, kalau di tanah tercinta ini sedang mengalami darurat agraria, lahan pertanian yang telah di porak porandakan oleh para kapitalisme. deng...

Oktavian siPengamen Kecil

  Oktavian Si Pengamen kecil Dirgantara tampak murung siang itu, gumpalan awan hitam membungkam birunya langit. Berombak – ombak awan hitam mengambang di angkasa. Titik titik hujan mulai turun menikam bumi dan kehidupannya. Siang itu gerimis tanpa menghadirkan angin dingin, tapi kehidupan di bawahnya terasa membikin gerah. Kepulan asap kendaraan bermotor seolah mengusir gerimis. Riuh dan bising suara kenalpot bermotor, bersahutan para penjaja makanan menawarkan dagangannya. Aroma minyak goreng menyerbak, dan berbagai dagangan dengan warna warni serta rasa beraneka ragam digelar sepanjang pinggir jalan. Kaki ini melangkah keluar dari stasiun menuju halaman depan yang langsung berjumpa dengan panggung kehidupan yang ganas, melebihi ganasnya beruang lagi hibernasi. Rasa lapar diperut telah meronta – ronta, mungkin cacing – cacing didalam perut sedang konser musik keroncong sehingga membikin perut bergejolak keroncongan. Berhenti pada salah satu penjual nasi goreng dan memesan ...

Kelaparan dan kesusilaan

  Kelaparan dan Kesusilaan yang kabur “ Ketika kemiskinan berperang melawan kesusilaan, batas antara yang boleh dan tidak boleh akan menjadi kabur “ Duryudana Kelaparan. Satu dari tiga pilar masalah kehidupan manusia selepas Wabah dan Perang. terjadi dari perkara kelaparan akan memberikan dampak terjadinya wabah penyakit, kemudian akan terjadi perpecahan perang untuk memperebutkan sumber pangan ataupun obat - obatan. Pertanyaannya, Kenapa kelaparan bisa terjadi ? Kelaparan bisa terjadi karena beberapa faktor alam, populasi dan ketersediaan sumber pangan atupun dari sistem sosial yang ada. Sejarah mencatat kebanyakan kelaparan sering terjadi diwilayah yang subur. Ada apa ?? karena dimulainya revolusi pertanian dan kesadaran akan Hak kepemilikan. Setiap pribadi pasti pernah merasakan kelaparan, entah karena sedang menjalankan puasa atau memang dalam kondisi tidak mendapatkan sumber pangan. Dari faktor alam kelaparan terjadi karena tidak adanya ataupun sedikitnya sum...