DAMAI KEHIDUPAN SENJAMU Hari itu, mentari tepat diatas kepalaku Dengan sinarnya menembus Disela – sela pucuk cemara Dibawahnya, teduh payungan daun cemara Aku lihat Engkau Engkau dudk dikursi rodamu Putih rambutmu Garis kehidupan tampak jelas dikeningmu damai dalam pelukan senja kehidupan Disampingmu, dialah kekasih sejatimu Berdiri kokoh diatas tulang yang telah rapuh sesekali, sesuap nasi dia layangkan dalam mulutmu dan kau kunyak begitu lahap dia tersenyum melihatmu bentuk kasih tulus yang nyata keindahan dari buah kesejatian bunga terindah dari kehidupan damai dalam kehidupan senjamu aroma kedamaian menggantikan oksigen hingga paru – paruku terasa dingin merinding tubuh ini dalam duduk yang terkulai bolehkah aku iri pada pandangan ini engkau pak tua, yang aku tak tahu namamu bahagia menikmati hari tuamu diatas kursi roda yang dia dorong mungkin engkau merasa bersalah tapi kekasihmu tak pernah sekalipun niatan untuk menangis teduh damai...
Petikan buih buih ombak yang tergelar dalam samudra kehidupan, tertulis dalam pasir putih awan awan hati manusia. Guguran daun daun cakra manggilingan yang terjewantahkan dalam sastra sastra dan tulisan tentang seonggok daging beserta galihnya. kidung - kidung suci dari manusia yang tumbuh bersama panji panji dharma kebaikan cipta budi wening.