DAMAI KEHIDUPAN
SENJAMU
Hari itu, mentari tepat diatas kepalaku
Dengan sinarnya menembus Disela – sela pucuk cemara
Dibawahnya, teduh payungan daun cemara
Aku lihat Engkau
Engkau dudk dikursi rodamu
Putih rambutmu
Garis kehidupan tampak jelas dikeningmu
damai dalam pelukan senja kehidupan
Disampingmu, dialah kekasih sejatimu
Berdiri kokoh diatas tulang yang telah rapuh
sesekali, sesuap nasi dia layangkan dalam mulutmu
dan kau kunyak begitu lahap
dia tersenyum melihatmu
bentuk kasih tulus yang nyata
keindahan dari buah kesejatian
bunga terindah dari kehidupan
damai dalam kehidupan senjamu
aroma kedamaian menggantikan oksigen
hingga paru – paruku terasa dingin
merinding tubuh ini dalam duduk yang terkulai
bolehkah aku iri pada pandangan ini
engkau pak tua, yang aku tak tahu namamu
bahagia menikmati hari tuamu
diatas kursi roda yang dia dorong
mungkin engkau merasa bersalah
tapi kekasihmu tak pernah sekalipun
niatan untuk menangis
teduh damai dikehidupan senja
bersama kekasih sejatimu
Komentar